perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan

SEL????
Apa itu sel???
Sel adalah ............................................................
tentunya sel bukan lagi kata yang asing di teling pembaca sekalian.
mungkin bagi anda yang belum mengerti apa itu sel, mungkin ada baiknya baca dulu yang ini
Tapi tahukah anda bahwa terdapat pebedaan antara sel yang ada pada hewan dengan sel pada tumbuhan??
pada postingan kali ini kita akan membahas perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan.
apa aja bedanya??
yuuuk kita liat ke TKP--------->>>>>

PERBEDAAN SEL HEWAN DAN SEL TUMBUHAN
silahkan perhatikan tabel dan gambar di bawah ini
Sel Tumbuhan
Sel hewan
Memiliki dinding sel
Tidak memiliki diinding sel
Memiliki vakuola berukuran besar
Memiliki vakuola berukuran kecil
Memiliki plastida(kloroplas, kromoplas, dan leukoplas
Tidak memiliki plastida
Tidak memiliki sentriol
Memiliki sentriol





A. Sel Tumbuhan

1. Dinding Sel
Dinding sel merupakan bagian sel tumbuhan yang paling luar, berfungsi melindungi bagian dalam sel. Selain itu dinding sel juga berfungsi sebagai penunjang sel tumbuhan, sehingga bentuk selnya tetap. Sifat dinding sel sangat keras. Itulah yang menyebabkan batang tumbuhan lebih keras dibandingkan dengan kulit manusia atau hewan. Bahan utama penyusun dinding sel berupa zat kayu, yaitu selulosa yang tersusun dari glukosa.
2. Vakuola
Sebenarnya pada sel hewan juga terdapat vakuola, hanya saja vakuola pada sel hewan tidak begitu nyata atau ukurannya sangat kecil. Sedangkan pada sel tumbuhan vakuola mempunyai bentuk dan sifat yang sangat nyata. Pada tumbuhan muda, ukuran sel masih keci, tapi seiring bertambah besar dan tua ukuran vakuola tampak membesar, bahkan mendominasi sitoplasma dan medesak sitplasma ke tepi dinding sel.
Pada dasarnya cairan vakuola bersifat hipertonik terhadap lingkungan, sehingga terjadi osmosis (vakuola menyerap air). Akibatnya vakuola membesar dan tekanan air di dalamnya meningkat (tekanan turgor), yang kemudian mendesak membran vakuola (Tonoplas) ke arah sitoplasma. Sitoplasma meneruskan tekanan ke arah dinding sel. Tekanan turgor berfungsi untuk mengatur gerak osmosis cairan dari luar ke dalam sel.
Fungsi utama vakuola adalah untuk memasukkan air ke dalam sel melalui tonoplas untuk membangun turgor sel. Selain it vakuola juga memiliki fungsi-fungsi lain, diantaranya:

  • Adanya pidmen antosin seperti antosianin, dapat memberikan warna cerah yang menarik pada bunga, pucuk daun dan buah
  • Kadang vakuola tumbuh mengandungenzim hidrolitik yang dapat bertindak sebagai lisosom waktu sel masih hidup.
  • menjadi tempat penimbunan sisa metabolisme seperti kristal kalsium oksalat, alkalois, tanin, dan lateks (getah)
  • tempat penyimpanan zat  makanan seperti sukrosa, garam mineral,  dan inulin terlarut yang sewaktu waktu dapat digunakan oleh sitoplasma.

3. Plastida

Plastida hanya bisa ditemukan pada sel tumbuhan, berupa butir-butir yang mengandung pigmen. Plastida merupakan hasil perkembangan dari badan kecil yang dinamakan proplastida. Dalam perkembangannya proplastida dapat berubah menjadi 3 tipe yaitu kloroplas, kromoplas dan leukoplas.
a.  Kloroplas
Kloroplas merupakan organel sel yang mengandung klorofil yang berfungsi untuk fotosintesis (pembuatan makanan pada tumbuhan). Struktur kloroplas terdiri dari membran luar yang berguna untuk melewatkan molekul-molekul berukuran kuran dari 10 kilodalton tanpa selektifitas. Membran dalam bersifat selektif permeable dan berguna untuk memilih molekul yang dapat keluar masuk dengan transpor aktif. 
Kloroplas banyak terdapat pada daun dan bagian tubuh lainnya yang berwarna hijau. Klorofil dibedakan menjadi beberapa macam yaitu: 
  • klorofil a : menampakkan warna hijau, biru 
  • klorofil b : menampakkan warna hijau kuning
  • klorofil c : menampakkan warna hijau cokelat
  • klorofil d : menampakkan warna hijau merah 

 b. Kromoplas
adalah plastida yang memberikan aneka ragam warna nonfotosintesis, seperti pigmen merah, kuning, dll. Pigmen yang termasuk kelompok kromoplas adalah 

  •  karoten, menimbulkan warna kuning jingga dan merah. misalnya pada wortel
  • Xantofil, menumbulkan warna kuning pada daun yang telah tua
  • fikasianin, menimbulkan warna biru pada ganggang
  • fikosiantin, memberikan warna cokelat pada ganggang
  • fikoeritrin, memberikan warna merah pada ganggang
c. leukoplas
Leukoplas adalah  plastida tidak berwarna atau berwarna putih. Umumnya terdapat pada organ tumbuhan yang tidak terkena sinar matahari, khususnya pada organ penyimpanan cadangan makanan. Leukoplas biasanya berguna untuk menyimpan cadangan makanan, seperti amilum, dan protein pada sel-sel batang ketela pohon dan sel-sel akar pada kentang.
Leukoplas dibedakan menjadi 3 macam:
  • Amiloplas, yaitu leukoplas yang berfungsi membentuk dan menyimpan amilum
  • Elaioplas (lipidoplas), yaitu leukoplas yang berfungsi membentuk dan menyimpan minyak atau lemak
  • Proteoplas, yaitu leukoplas yang berfungsi menyimpan protein

B. Sel Hewan

Sel hewan memiliki organel khas yaitu sentriol yang tidak terdapat pada sel tumbuhan.
Sentriol merupakan struktur seperti silinder yang memiliki lubang tengah dan tersusun dari protein mikrotubulus. Sentriol tersusun dari mikrotubulus yang membentuk suatu struktur protein seperti jalayang tampak berdekatan dengan kromosom selama pembelahan sel (miitosis dan meiosis). Jala tersebut dinamakan benang spindel. Pada ujung lain, jala ini berdekatan dengan bagian ujung sentriol. Sentriol berperan untuk mengatur polaritas (kutub) pembelahan sel hewan dan mengatur pemisahan kromosom selama pembelahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

pengunjung yang baik adalah pengunjung yang selalu memberikan komentar :)